+123 456 4444

Tips Meningkatkan Perekonomian di Masa Pandemi

Mengelola perekonomian saat pandemi seperti sekarang menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah masyarakat karena membutuhkan cara yang berbeda dari yang biasanya dilakukan. Melakukan langkah-langkah sederhana secara finansial seperti menabung dan melakukan investasi, merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk bisa mempersiapkan skenario keuangan dikala pandemi COVID-19.

Dimasa pandemi ini, masyarakat Indonesia harus lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan dan memilih untuk lebih banyak menyisihkan pendapatannya untuk ditabung dan membeli kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan dan sangat penting. Selain itu, Ada beberapa beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengatur keuangan Anda agar tetap dalam keadaan kondusif, diantaranya.

Amankan penghasilan

Sesulit apapun keadaan di pekerjaan Anda, Anda harus bisa mengamankan penghasilan Anda. Jika Anda seorang karyawan, alangkah baiknya untuk menunda terlebih dahulu rencana resign atau pensiun dini. karena dalam kondisi pandemi pemasukan keuangan akan menyelamatkan kita saat kondisi darurat, misalnya Anda dan keluarga jatuh sakit.

Begitu juga jika Anda menjadi seorang pekerja lepas dengan banyak klien atau pemberi kerja, usahakan agar kontrak tetap berjalan. Dengan demikian, maka penghasilan Anda selama masa pandemi ini akan tetap aman.

Anda juga bisa mulai untuk mempertimbangkan alternatif dalam menambah penghasilan, contohnya seperti berjualan online. Manfaatkan talenta yang Anda miliki saat ini untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

Amankan dana darurat

Masa-masa pandemi dan resesi ekonomi adalah masa ketahanan dana darurat Anda diuji. Oleh sebab itu, jika Anda disiplin menjaga porsi dana darurat, maka seberat apapun kondisi ekonomi yang Anda hadapi saat ini, Anda dan keluarga tetap dapat melanjutkan hidup tanpa berhutang.

Hindari pengeluaran besar

Anda harus menunda segala rencana yang membutuhkan pengeluaran besar, terlebih jika itu harus mengambil dana darurat Anda. Tanyakan juga ke diri Anda sebelum belanja, keinginan atau kebutuhan dulu yang harus dipenuhi.

Misalnya, jika Anda berencana membeli gadget puluhan juta rupiah dan berniat menggunakan dana darurat, ada baiknya rencana tersebut ditunda hingga Anda benar-benar punya dana yang cukup untuk keperluan tersebut, tanpa mengutak-atik dana darurat.

Sebaliknya, jika Anda memang punya rencana mendesak, contohnya menikah, dan Anda telah memiliki dana khusus untuk itu tanpa mengutak-atik dana darurat, maka Anda boleh saja tetap melangsungkan acara tersebut.

Hindari utang

Tujuan menghindari pengeluaran besar adalah agar Anda terhindar dari utang. Di masa tidak menentu seperti sekarang ini, kita tidak tahu apakah besok masih memiliki penghasilan atau tidak, apakah penghasilan akan bertahan atau berkurang, dan sampai kapan kondisi ini akan berlangsung.

Jadi, sebaiknya hindari diri Anda dari kewajiban utang yang akan membuat cashflow Anda semakin tertekan. Sebab, jika di tengah jalan Anda tidak mampu membayar cicilan utang, maka Anda akan menanggung bunga yang menggulung, yang lagi-lagi akan menekan arus kas Anda.

Cari sumber penghasilan baru

Cobalah mencari sumber penghasilan baru, baik membuka usaha sendiri atau melamar pekerjaan di perusahaan lain. Jangan takut mencoba hal yang sebelumnya belum pernah Anda coba apalagi di zaman era informasi dan komunikasi digital saat ini.

Dengan konsisten mengeluarkan waktu dan tenaga sama seperti yang Anda curahkan sebelumnya, maka Anda sudah berada di jalur yang tepat dalam memupuk jam terbang dan keahlian.

Di samping itu, sembari menyiapkan sumber penghasilan baru agar stabil, kendalikan juga pengeluaran dengan berhemat berdasarkan skala prioritas. Ini bermanfaat agar pengeluaran tidak lebih banyak dari pemasukan, yang bisa berakhir pada jerat utang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *